Suasana khidmat menyelimuti ruang utama Masjid Al Fatah, Desa Kambangsari, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen pada malam Sabtu (Jumat malam). Selepas menunaikan ibadah salat Maghrib berjamaah, para warga tidak beranjak pulang, melainkan melingkar dengan rapi untuk mengikuti kajian rutin keagamaan yang dipandu oleh Penyuluh Agama Islam, Bapak Wawan Hariyanto, S.Pd.I.
Pada kesempatan tersebut, kajian membedah Kitab Tanqihul Qaul al-Hatsits, sebuah kitab legendaris karya Syekh Nawawi al-Bantani yang mengulas secara mendalam tentang fadhilah (keutamaan) amal-amal ibadah sehari-hari, tuntunan fiqih praktis, penguatan tauhid, serta ajaran Islam terkait pembentukan akhlak mulia. Materi disampaikan dengan pendekatan yang sejuk dan mudah dipahami, membuat penjelasan mengalir secara interaktif ke sanubari para jemaah.
Menariknya, ruang masjid malam itu didominasi oleh para jemaah sepuh berusia 40 tahun ke atas. Kehadiran bapak-bapak yang duduk bersandar di dekat pilar dan ibu-ibu yang anggun mengenakan mukena putih serta merah muda, menjadi pemandangan yang sangat menyejukkan hati. Garis-garis usia di wajah mereka sama sekali tidak menyurutkan semangat untuk terus menuntut ilmu dan mempertebal ketakwaan di masa senja.
Dokumentasi yang terekam pada pukul 18.32 WIB ini menjadi bukti nyata bahwa ruang masjid di pedesaan Alian terus hidup menjadi pusat syiar dan benteng spiritual masyarakat. Melalui ketelatenan penyuluh agama dan antusiasme para jemaah sepuh, warisan keilmuan kitab kuning tetap lestari, menjaga laku ibadah warga agar selalu terjaga di jalan yang diridai-Nya.
Comments
Post a Comment